Tampilkan postingan dengan label permainan tradisional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label permainan tradisional. Tampilkan semua postingan
Rabu, 18 Juni 2014
Kelereng
Kelereng dengan berbagai sinonim gundu, keneker, kelici, guli adalah bola kecil dibuat dari tanah liat, marmer atau kaca untuk permainan anak-anak. Ukuran kelereng sangat bermacam-macam. Umumnya ½ inci (1.25 cm) dari ujung ke ujung. Kelereng kadang-kadang dikoleksi, untuk tujuan nostalgia dan warnanya yang estetik.
Salah satu cara bermain kelereng yang paling populer adalah mengambar lingkaran kecil di tanah. Semua pemain menaruh sebiji kelereng dalam lingkaran. Lalu masing-masing pemain menaruh kelereng sampai di luar lingkaran. Pemain yang kelerengnya paling jauh dari lingkaran berhak main dulu. Dia harus mencoba memakai kelereng yang ada di luar lingkaran sebagai “Striker” untuk memukul kelereng dalam lingkaran sampai keluar lingkaran. Kalau dia berhasil melakukan ini dia berhak untuk menyimpannya.
Kelereng “Striker” ini juga harus tinggal di dalam lingkaran. Kalau tidak, pemilik akan kehilangan kelereng ini. Jika pemain berhasil mengeluarkan sebiji kelereng lawannya dari lingkaran, dia bisa meneruskan pemainnya dan mengeluarkan kelereng “Striker” lawan yang lain. Kalau dia berhasil memukul “Striker” lawan, dia berhak untuk mengambil kelereng itu dan lawannya tidak dapat bermain lagi. Tapi kalau dia tidak berhasil, dia kalah dan pemain berikutnya bisa mulai bermain. Sebaiknya melakukan permainan kelereng itu di tanah yang agak berpasir.
sumber
http://www.mutiararahmah.info/par/kelereng%20sekolah.htm
http://id.wikipedia.org/wiki/Kelereng
Selasa, 17 Juni 2014
LOMPAT TALI
| Lompat Tali |
Lompat Tali adalah sebuah permainan Tradisional yang dimainkan oleh beberapa anak ( orang ). Permainan lompat tali ini biasanya dimainkan oleh anak - anak perempuan tetapi tak jarang pula anak laki - laki memainkannya.Permainan tali merdeka ini berjumlah dari 3 (minimal, 1 pelompat 2 pemegang tali) sampai 10 orang. Pemain dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu pemegang karet dan pelompat karet. Pada umumnya anak-anak yang memainkan permainan ini berusia antara 7 tahun – 15 tahun, namun karena menariknya permainan ini, biasanya anak perempuan yang main permainan ini pada umumnya. permainan hiburan Namun ada anak laki-laki masih ada juga yang memainkannya. Namun untuk perempuan yang berusia 15 tahun ke atas, mereka sudah tidak seminat waktu kecil memainkan permainan ini, karena takut auratnya terlihat pada saat melompat.
Cara memainkannya juga bisa beragam, tidak hanya direntangkan secara statis oleh dua orang anak. Tali karet bisa digerakkan sehingga yang melompat harus cekatan agar tak sampai terbelit oleh tali tersebut. Si anak harus teliti dan mengikuti ritme goyangan tali temannya. Keseruan seperti itulah dulu yang membuat saya selalu bersemangat bermain lompat tali karet ini. Biasanya sehabis bermain lompat tali karet ini kami seperti habis melakukan olahraga lari jarak jauh. Jarang sekali badan kami tak berkeringat. Ternyata permainan lompat tali karet jauh lebih menyehatkan. Tidak hanya memiliki nilai olahraga saja, kekompakan, semangat serta kreativitas pun menjadi modal dalam permainan ini. Permainan lompat tali karet ini juga tidak terbatas untuk anak perempuan saja, karena anak laki-laki pun bisa ikut serta memainkannya.
Permainan lompat tali karet ini sangat jauh dari sentuhan teknologi. Bagi anak-anak yang tumbuh di kota-kota besar, mungkin permainan ini tak pernah mereka kenal karena dunia mereka sekarang lebih dekat dengan ragam permainan yang menggunakan sentuhan tekonolgi canggih. Begitu juga dengan kedua anak saya. Mereka sangat antusias melihat permaian sederhana tapi cukup mengasyikkan itu.
sumber
Senin, 16 Juni 2014
BEBERAPA PERMAINAN TRADISIONAL YANG MULAI TERLUPAKAN
CUBLAK - CUBLAK SUWENG
| CUBLAK - CUBLAK SUWENG |
Cara bermain:
- Gambreng dan yang kalah menjadi Pak Empo. Dia berbaring telungkup di tengah, anak-anak lain duduk melingkar. Buka telapak tangan menghadap ke atas dan letakkan di punggung Pak Empo.
- Salah satu anak memegang biji/ kerikil dan dipindah dari telapak tangan satu ke telapak tangan lainnya diiringi lagu Cublak-Cublek Suweng. “Cublak cublek suweng, suwenge ting gelenter, mambu ketundung gudel. Pak empo lirak-lirik, sapa mau sing delekke. Sir sir pong dele gosong, sir sir pong dele gosong”.
- Pada kalimat ”Sapa mau sing delekke” serahkan biji/ kerikil ke tangan seorang anak untuk disembunyikan dalam genggaman.
- Di akhir lagu, semua anak menggenggam kedua tangan masing-masing, pura-pura menyembunyikan kerikil, sambil menggerak-gerakkan tangan.
- Pak Empo bangun dan menebak di tangan siapa biji/ kerikil disembunyikan. Bila tebakannya benar, anak yang menggenggam biji/ kerikil gantian menjadi Pak Empo. Bila salah, Pak Empo kembali ke posisi semula dan permainan diulang lagi.
MEMAHAMI MAKNA LAGU CUBLAK - CUBLAK SUWENG
Cublak-cublak suweng, suwenge teng gelenter,
mambu ketundhung gudel, pak empo lera-lere,
sopo ngguyu ndhelikake, Sir-sir pong dele kopong,
Sir-sir pong dele kopong, sir-sir pong dele kopong.
Lagu dolanan anak-anak di Jawa, karya Sunan Giri (1442M) ini berisi syair ‘sanepo’ (simbol) yg sarat makna, tentang nilai-nilai keutamaan hidup manusia.
Cublak-cublak suweng,
Cublak Suweng artinya tempat Suweng. Suweng adalah anting perhiasan wanita Jawa. Cublak-cublak suweng, artinya ada tempat harta berharga, yaitu Suweng (Suwung, Sepi, Sejati) atau Harta Sejati.
JAMURAN
| JAMURAN |
Jamuran adalah permainan tradisional yang berasal dari jawa. permainan ini biasanya di mainkan oleh 4 - 8 orang. Cara bermain Jamuran sangatlah sederhana. Diawali dengan suit atau cara lain untuk mengundi bertujuan untuk menentukan siapa yang harus jaga. Yang kalah harus berada di lingkaran, dan sisanya membuat lingkaran besar sambil bergandengan tangan dan menyanyikan lagu jamuran sambil bergoyang ke kiri dan ke kanan dengan menyanyikan lrik lagu jamuran yang kira - kira seperti ini :
Jamuran ya ge ge thok
Jamu apa ya ge ge thok
Jamur gajih mberjijih sak ara-ara
Semprat-semprit Jamur apa
banyak variasi lirik lainya, tetapi pada intinya nada pada lagunya tetap sama. Jika pembaca ingin bernostalgia dengan lagu jamuran tersebut mungkin bisa download lagunya klik disini
permainannya seperti di atas dan selanjutnya setelah mendengar permintaan anak yang di tengah, semuanya pun harus berubah menjadi jamur yang diminta, jika tidak mengikuti perintah maka anak tersebut dianggap kalah dan harus menjadi orang yang berdiri di tengah menggantikan temannya yang tadi. Permainan ini pun biasanya akan diulang terus-menerus hingga lelah.
Minggu, 15 Juni 2014
Gobak sodor
Gobak sodor dengan nama lain galah asin atau galasin merupakan sejenis
permainan daerah dari Indonesia. Pemainnya terbentuk dalam grup atau
berkelompok. Terdiri dari dua grup, di mana masing-masing tim terdiri
dari 3 hingga 5 orang. Bisa juga lebih. Inti permainan adalah
menghadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis ke baris terakhir secara bolak-balik.
Untuk meraih kemenangan, seluruh
anggota grup harus secara lengkap melakukan proses tersebut dalam area
lapangan yang telah ditentukan. Biasa dimainkan pada lapangan bulu
tangkis bisa juga menggunakan lapangan segiempat, dengan ukuran 9 x 4
meter2 yang dibagi menjadi 6 bagian. Garis batas diberi tanda dengan
kapur. Anggota grup yang mendapat giliran menjaga lapangan terbagi dua,
yaitu anggota grup menjaga garis batas horisontal dan garis batas
vertikal. Keduanya sama-sama bertugas menghalau lawan di garis supaya
gagal melintas. Yakni, dengan dipegang atau menghindari sentuhan penjaga
namun lawan tersebut melewati batas segiempat yang ditentukan.
Permainan ini sungguh menyenangkan, sekaligus sangat sulit. Karena
jumlah penjaga dan mereka yang melalui garis sama. Dengan kata lain,
satu penjaga menghadang satu pemain yang melintas.
sumber : http://www.gedoor.com/2012/01/gobak-sodor
| Gobak Sodor |
sumber : http://www.gedoor.com/2012/01/gobak-sodor
Sabtu, 14 Juni 2014
ENGKLEK
Sunda manda atau juga disebut éngklék, téklék, ingkling, sundamanda / sundah-mandah, jlong jling, lempeng, atau dampu adalah permainan anak tradisional yang populer di Indonesia, khususnya di masyarakat pedesaan.
Permainan ini dapat ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia, baik di Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi. Di setiap daerahnya dikenal dengan nama yang berbeda. Terdapat dugaan bahwa nama permainan ini berasal dari "zondag-maandag" yang berasal dari Belanda dan menyebar ke nusantara pada zaman kolonial, walaupun dugaan tersebut adalah pendapat sementara.
Permainan Sunda manda biasanya dimainkan oleh anak-anak, dengan dua sampai lima orang peserta. Di Jawa, permainan ini disebut engklek dan biasanya dimainkan oleh anak-anak perempuan. Permainan yang serupa dengan peraturan berbeda di Britania Raya disebut dengan hopscotch. Permainan hopscotch tersebut diduga sangat tua dan dimulai dari zaman Kekaisaran Romawi.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sunda_manda
Untuk lebik jelasnya Klik di sini >>>>>>>
Permainan ini dapat ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia, baik di Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi. Di setiap daerahnya dikenal dengan nama yang berbeda. Terdapat dugaan bahwa nama permainan ini berasal dari "zondag-maandag" yang berasal dari Belanda dan menyebar ke nusantara pada zaman kolonial, walaupun dugaan tersebut adalah pendapat sementara.
Permainan Sunda manda biasanya dimainkan oleh anak-anak, dengan dua sampai lima orang peserta. Di Jawa, permainan ini disebut engklek dan biasanya dimainkan oleh anak-anak perempuan. Permainan yang serupa dengan peraturan berbeda di Britania Raya disebut dengan hopscotch. Permainan hopscotch tersebut diduga sangat tua dan dimulai dari zaman Kekaisaran Romawi.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sunda_manda
Untuk lebik jelasnya Klik di sini >>>>>>>
| ENGKLEK |
CONGKLAK PERMAINAN YANG SEMAKIN TERLUPAKAN
| CONGKLAK |
Dunia kini semakin modern. Anak - anak yang lahir di era 2000 an mungkin sudah tidak tahu apa itu congklak. sekarang sudah cenderung semua permainannya berbasis Digital. congklak di anggap permainan yang sudah ketinggalan jaman. Anak sekarang lebi mengenal Play Station, Game Online, I pad dan lain - lain. Mungkin sudah langka sekali untuk melihat anak - ank yang berkumpul untuk bermain congklak.
apakah itu permainan congklak klik di sini >>>>>>
Langganan:
Postingan (Atom)